Makanan khas Perancis telah lama mendunia sebagai simbol keanggunan kuliner, menggabungkan teknik memasak tingkat tinggi dengan bahan-bahan segar berkualitas. Perancis terkenal sebagai surga kuliner dunia, dengan hidangan yang memadukan teknik memasak tinggi, bahan-bahan segar, dan warisan budaya yang kaya.
Bagi pecinta gastronomi, menjelajahi makanan khas Perancis adalah seperti menelusuri sejarah itu sendiri—setiap gigitan menawarkan cerita unik, mulai dari hidangan pedesaan sederhana hingga kreasi bintang Michelin.
Dari croissant yang renyah hingga coq au vin yang kaya rasa, hidangan tradisional Perancis tidak hanya memanjakan lidah tetapi juga mencerminkan warisan budaya yang kaya. So, kamu siap untuk berkelana melalui rasa-rasa legendaris seperti boeuf bourguignon, ratatouille, dan macaron yang mendunia?
Check this out!
Makanan Manis Khas Perancis
Dunia pastry Perancis adalah surga bagi pecinta rasa manis—setiap gigitannya adalah perpaduan sempurna antara teknik presisi, bahan berkualitas tinggi, dan seni yang memikat. Tak heran jika makanan khas perancis selalu identik dengan desert.
Dari croissant berlapis mentega yang renyah hingga macaron warna-warni yang lembut, makanan manis khas Perancis tidak hanya memuaskan lidah tetapi juga bercerita tentang warisan kuliner yang telah berabad-abad dipertahankan.
Croissant

Croissant adalah ikon kuliner Prancis yang tak terbantahkan—simbol sarapan elegan dengan lapisan renyah dan aroma mentega yang menggoda. Meski sering dianggap sebagai hidangan asli Prancis, sejarahnya justru penuh dengan perjalanan budaya yang menarik.
Dibawa ke Prancis oleh Marie Antoinette (asal Austria, awalnya disebut Kipferl). Dan disempurnakan oleh baker pastry Paris di abad ke-19 dengan teknik lamination. Croissant berbentuk bulan sabit menjadi simbol kemenangan Prancis atas Kekaisaran Ottoman.
Jika ingin berburu Croissant, jangan lupa untuk membelinya di pagi hari (sebelum jam 8) untuk mendapatkan yang fresh dari oven. Makanan khas perancis yang satu ini cocok untuk sarapan dan di pasangkan dengan café noir atau chocolat chaud.
FYI, Croissant au beurre (100% mentega) vs. ordinaire (mengandung margarin) terkadang jadi perdebatan nih untuk pecinta bakery, namun itu kembali ke selera kamu ya. Dan di Prancis, memotong croissant dengan pisau dianggap tabu—harus digigit langsung!
- Rekomendasi Toko Roti Croissant:
- Du Pain et des Idées (Paris): Croissant berbahan organik dengan lapisan sempurna
- Boulangerie Utopie: Versi inovatif dengan ragi alami
Baca juga: Nikmati 10 Jajajan Lucu Ini hanya di Disneyland
Macaron

Macaron Prancis bukan sekadar kue—ia adalah mahakarya pastry yang memadukan tekstur rapuh, isian lembut, dan estetika warna-warni. Setiap gigitan adalah harmoni rasa yang presisi.
Dibawa dari Italia oleh Catherine de’ Medici (abad ke-16) dan dipopulerkan oleh Ladurée (1862) yang pertama menambahkan filling ke dalam Macaroon. Lalu Pierre Hermé memodernisasi dengan berbagai rasa-rasa avant-garde (seperti wasabi-raspberry) dll.
Semakin berkembang zaman rasa Macaroon juga lebih banyak dan bervariasi. Bahkan inovasi terbaru memadukan isian Macaroon kedalam Croissant. Untuk lebih nikmat, lebih baik simpan di suhu ruang 15 menit sebelum dimakan untuk tekstur yang sempurna. Jangan lupa mencoba varian musiman (macaron glacé es krim) ya!
- Rekomendasi Toko:
- Pierre Hermé: “Dewa Macaron” dengan rasa seperti truffle-vanilla
- Ladurée: Klasik dengan kemasan ikonik
Crème Brûlée

Crème brûlée adalah personifikasi kesempurnaan dessert Prancis—krim vanilla yang halus kontras dengan lapisan gula karamel yang retak seperti es tipis.
Jadi simbol masakan para bangsawan Prancis di abad ke-18. Crème brûlée harus memiliki tekstur krim “trembling like a woman’s heart” (kata Auguste Escoffier) yang merupakan krim harus cukup padat untuk menopang lapisan karamel di atasnya dan saat sendok menyentuh, krim harus bergoyang lembut (tremble), tapi tidak cair atau pecah.
Resmi tercatat dalam buku masak François Massialot (1691). Awalnya kue ini menjadi perdebatkan karena asalnya dari Prancis atau Spanyol. Karena mirip dengan Crema Catalana dari Spanyol, resep pertama muncul dalam buku masak François Massialot (Le Cuisinier Royal et Bourgeois, 1691) dengan nama “Crème Brûlée” yaitu krim yang dibakar, hal ini di klaim oleh bangsa Perancis kala itu.
Namun berbeda dengan Crema Catalana, resep tertulis ditemukan di arsip biara Sant Pere de Galligants pada abad ke-17. Dengan ciri khas menggunakan susu (bukan krim) di tambah kulit lemon/kayu manis bukan vanilla, karamelisasinya pakai gula merah bukan gula putih dan dibakar sebelum disajikan. Lalu memiliki tekstur lebih padat mirip flan, hal inilah yang di yakini oleh Spanyol.
Hidangan-hidangan seperti ini sering kali terinspirasi dari sejarah kerajaan, inovasi koki legendaris, bahkan kecelakaan kreatif di dapur, jadi bukan tidak mungkin memiliki kemiripan. Yang pasti makanan khas perancis satu ini selalu jadi teman ngopi yang
- Rekomendasi Restoran:
- Le Comptoir du Relais: Versi klasik dengan vanilla Madagaskar
- Hôtel de Crillon: Disajikan dalam cangkang keramik handmade
Baca juga: Resep Mashed Potato Super Lembut: Simple & Bikin Nagih!
Pain au Chocolat

Jika croissant adalah ikon sarapan Prancis, maka pain au chocolat adalah saudaranya yang lebih manis dan menggoda. Kue pastry berbentuk persegi panjang ini berisi batangan cokelat yang meleleh sempurna saat dipanggang.
Dibuat dengan metode laminasi (lapisan berulang adonan dan mentega) yang sama dengan croissant, tetapi diisi dengan dua batang cokelat sebelum digulung. Meski namanya berarti “roti cokelat” dalam bahasa Prancis, asalnya justru dari Austria (Schokoladencroissant) lalu dibawa ke Prancis pada abad ke-19 dan disempurnakan dengan cokelat berkualitas.
- Rekomendasi Toko: Blé Sucré (Paris) terkenal dengan pain au chocolat-nya yang renyah di luar, berlapis sempurna, dan cokelatnya melimpah.
Tarte Tatin

Tarte Tatin adalah dessert legendaris Prancis dengan tampilan terbalik yang unik—apel karamel yang juicy dan lapisan pastry renyah di atasnya.
Untuk makanan khas prancis yang satu ini berbahan utama apel (varietas Reinette atau Golden Delicious), gula, mentega, pastry puff atau shortcrust, kayu manis (opsional). Dengan cara pembuatan apel yang direndam dalam karamel mentega-gula, lalu ditutup pastry dan dipanggang. Setelah matang, tart dibalik sehingga apel berada di atas.
- Rekomendasi Toko: Restaurant Tatin di Lamotte-Beuvron (tempat kelahirannya) atau Angelina (Paris) untuk versi mewah dengan vanilla cream.
Madeleines

Kue kecil berbentuk kerang ini adalah camilan nostalgia bagi orang Prancis, sering dikaitkan dengan kenangan masa kecil dan tradisi goûter (waktu teh sore). Dikaitkan dengan Madeleine Paulmier, koki pada abad ke-18 untuk Stanisław Leszczyński (Raja Polandia).
Bahan utama Madeleines terbuat dari tepung, gula, mentega, telur, lemon zest, dan kadang madu. Dengan teknik pembuatan adonan yang didinginkan dahulu sebelum dipanggang dalam cetakan kerang yang khas untuk mendapatkan tekstur luar renyah dan dalam lembut.
Di Prancis, madeleines sering disajikan dengan teh atau kopi sebagai en-cas atau camilan sore sambil menunggu waktu malam atau sekedar berbincang-bincang nih. Cocok banget buat temen nongkrong!
- Rekomendasi Toko: La Madeleine de Proust (Commercy) untuk versi autentik, atau Blé Sucré (Paris) untuk rasa lemon zest yang segar.
Makanan Savory Khas Perancis
Selain terkenal dengan pastry-nya yang memukau, makanan khas Perancis juga menghadirkan beragam hidangan savory (gurih) yang menggugah selera. Setiap hidangan mencerminkan kekayaan bahan lokal, teknik memasak tradisional, dan warisan kuliner yang telah dijaga selama berabad-abad.
Dari coq au vin yang dimasak perlahan dalam anggur merah hingga ratatouille yang segar dari Provençe, makanan savory Perancis menawarkan cita rasa mendalam dan kehangatan yang khas. Hidangan-hidangan ini tidak hanya lezat tetapi juga sarat dengan sejarah dan budaya, menjadikannya wajib dicoba bagi para pecinta kuliner.
Coq au Vin

Hidangan legendaris pedesaan Prancis ini adalah simbol masakan slow cooking, di mana ayam dimasak perlahan dalam anggur merah hingga empuk dan kaya rasa.
Dengan bahan Utama ayam kampung (lebih baik berusia tua, lebih beraroma), anggur merah Burgundy (Pinot Noir), Lardons (daging babi asap), jamur chanterelle, bawang mutiara, dan Bouquet garni yaitu kumpulan daun aromatic seperti thyme, bay leaf, dan parsley. Dengan teknik memasak ayam yang direndam semalam dalam anggur dan bumbu (marinade) lalu dimasak 3-4 jam dengan teknik braising.
Makanan khas prancis yang satu ini berasal dari Burgundy, awalnya hidangan petani untuk memanfaatkan ayam tua yang kurang peminat lalu terciptalah resep ini dan dipopulerkan oleh Julia Child di AS pada tahun 1960-an.
Rekomendasi restaurant yang menyajikan Coq au Vin:
- Le Bourguignon du Marais (Paris): Versi autentik dengan ayam organik dan anggur Gevrey-Chambertin.
- La Maison d’Edouard (Beaune): Disajikan dalam cocotte tanah liat asli Burgundy.
Baca juga: Deretan Restoran Unik yang ada di Dunia
Boeuf Bourguignon

Stew daging sapi yang dimasak dengan anggur merah ini adalah comfort food ala Prancis versi mewah. Hidangan ini awalnya di kreasikan oleh petani Burgundy yang diangkat statusnya oleh chef Auguste Escoffier.
Dengan bahan utamanya Pearl onions dan jamur button sebagai garnish, daging sapi charolais (di sarankan potongan cheek atau shoulder), anggur merah Burgundy, bawang bombay, wortel, pancetta. Dengan teknik memasak daging seared terlebih dahulu untuk Maillard reaction, lalu dimasak 4-5 jam hingga daging melt-in-the-mouth.
Rekomendasi restaurant yang menyajikan Boeuf Bourguignon:
- Chez la Vieille (Paris): Versi klasik dengan daging wagyu Prancis.
- Le Relais de Saulx (Dijon): Disajikan dengan pasta tagliatelle buatan tangan.
Ratatouille

Makanan khas prancis selanjutnya ada Ratatouille. yaitu hidangan vegetarian Provençe yang jadi terkenal berkat film Pixar, tapi sebenarnya akarnya berasal dari masakan petani sederhana yang memanfaatkan hasil panen menjadi makanan sederhana dengan kaya rasa.
Dengan bahan utama: terong, zucchini, paprika, tomat, Herbs de Provence yaitu kumpulan daun aromatic thyme, rosemary, oregano dan bawang putih di tambah olive oil extra virgin, lalu di seasoning garam dan lada bubuk.
Cara memasak Ratatouille ini adalah sayuran diiris tipis dan disusun melingkar (confit byaldi) dan dipanggang perlahan untuk konsentrasi rasa yang lebih meresap.
Rekomendasi restaurant yang menyajikan Ratatouille:
- Le Safari (Nice): Versi tradisional dalam casserole.
- Mirazur (Menton): Versi haute cuisine oleh chef Mauro Colagreco (3 Michelin stars).
Baca juga: Berburu Oleh-Oleh Khas Perancis di Beberapa Lokasi Ini!
Quiche Lorraine

Adalah Tart gurih asal Lorraine ini adalah perpaduan sempurna antara krim, smokey bacon, dan pastry renyah. Sebenarnya awalnya tanpa keju hanya bacon dan krim saja, namun baru ditambahkan pada abad ke-19.
Dengan bahan utama Shortcrust pastry, Crème fraîche, telur, lardons (bacon Prancis), dan Gruyère cheese namun bahan ini opsional, untuk versi modern.
Rekomendasi restaurant yang menyajikan Quiche Lorraine:
- Boulangerie Julien (Paris): Quiche dengan lardons dari daging babi Label Rouge.
- La Maison de la Quiche (Nancy): Versi asli Lorraine tanpa keju.
Soupe à l’Oignon

Makanan khas Prancis yang satu ini adalah sup bawang panggang dengan keju gruyère yang meleleh ini adalah sajian penghangat tengah malam ala Paris. Dikaitkan dengan Raja Louis XV yang membuatnya dari bahan seadanya namun memiliki rasa yang kaya dan autentic.
Dengan bahan utama bawang bombay kuning yang dikaramelisasi terlebih dahulu selama 1 jam, kaldu sapi, anggur putih, gruyère cheese dan roti baguette panggang yang renyah.
Rekomendasi restaurant yang menyajikan Soupe à l’Oignon:
- Au Pied de Cochon (Paris): Disajikan 24 jam dengan kaldu 48 jam.
- Bistrot des Vosges (Paris): Versi dengan truffle oil.
Cassoulet

Hidangan kacang putih dan daging slow-cooked ini adalah comfort food berat ala Prancis Selatan.
Dengan bahan utama kacang putih Tarbais, confit bebek, sosis Toulouse, dan tambahan rempah: cengkeh, bawang putih, tomato concassé. Dimasak selama 8-12 jam dalam cassole dalam pot tanah liat di tambah krusta keju dan breadcrumb dibentuk berkali-kali.
Rekomendasi restaurant yang menyajikan Cassoulet:
- Chez Ramier (Toulouse): Cassoulet dengan bebek Label Rouge.
- La Maison du Cassoulet (Carcassonne): 7 varian termasuk versi angsa.
Makanan khas Perancis bukan sekadar hidangan, tapi cerita tentang sejarah, seni, dan kecintaan pada rasa. Jelajahi setiap gigitan dengan rekomendasi di atas, dan Kamu akan memahami mengapa kuliner Perancis begitu dikagumi dunia.