review-buku-setelah-dia-pergi-dedy-chandra
Books

[Review Buku] Setelah Dia Pergi – Dedy Chandra

Kembali dengan review buku terbaru yang akhir-akhir ini selalu bikin gelisah, sedih, penasaran sekaligus bahagia karena isi dalam buku ini sangat sangat bagus dan recommended banget! (saking sukanya sama buku ini).

Buku ini adalah novel dengan narasi yang unik, berisikan nasihat sekaligus pengingat (untuk saya pribadi) bahwa jangan menggantungkan harapan pada manusia, gantungkanlah harapan dan semua keluh kesah yang kamu rasakan hanya pada Allah. Mungkin karena ini juga merupakan pengalaman pribadi jadi baca buku ini pas dan ngena banget, like someone punch you in the face.

Judul Buku: Setelah Dia Pergi
Penulis: Dedy Chandra
Penerbit: Qultum Media
ISBN: 9789790174276
Jumlah Halaman: 246 Halaman

Review buku Setelah Dia Pergi, menceritakan tentang laki-laki bernama Fatih yang memiliki hubungan dengan Astrid yang kandas, lantaran Astrid memiliki hubungan dengan pria lain dan telah terjadi untuk ketiga kalinya.

Awalnya Fatih memaafkan kesalahan Astrid dan berharap Astrid akan berubah di kemudian hari, namun ia melakukannya hingga ketiga kalinya dengan pria yang sama yaitu Ramadhan.

Tak disangka ternyata Astrid melakukan hubungan terlarang itu berawal dari perasaan luluh sang Ibunda yang merasa bahwa Ramadhan lebih siap di banding Fatih untuk segera mempersunting Astrid.

Fatih masih mahasiswa pascasarjana jurusan Administrasi Bisnis di ITB dan belum memiliki pekerjaan tetap, menjadi alasan mengapa sang Ibunda Astrid lebih cenderung luluh pada Ramadhan untuk serius bersama Astrid.

Suatu ketika Fatih berbincang dengan seorang Ustadz Ami setelah melakukan itikaf di masjid tentang kegelisahan hatinya karena sudah berjalan 3 bulan semenjak ia putus dengan Astrid. Ia mencurahkan isi hatinya bahwa ia tidak bisa merelakan kepergian Astrid dari hidupnya, jelas saja melupakannya bukanlah hal yang mudah.

Fatih mendengarkan nasihat Ustadz Ami yang begitu mengena di hatinya. Ia pun memutuskan untuk benar-benar move on dari Astrid yang selalu ada di benaknya dengan sebuah ke-ikhlasan. Ia yakin dengan merelakan kepergian Astrid, Allah telah menuntunnya ke jalan yang tepat, melalui nasihat yang Ustadz Ami berikan.

Fatih memutuskan untuk memberikan salam terakhir pada Astrid dengan baik, melalui pertemuan mereka yang terakhir kalinya. Meski terasa berat dan penuh haru, namun ia yakin bahwa inilah jalan terbaik untuk mereka.

  • buku-setelah-dia-pergi-dedy-chandra
  • setelah-dia-pergi-dedi-chandra

Semenjak saat itu Fatih sibuk dengan urusan kuliah dan rencana pengembangan bisnis baru bersama temannya. Fatih sudah benar-benar pulih dari rasa sakit hatinya karena perpisahan dengan Astrid. Tak henti-hentinya ia memohon pada Allah untuk diminta petunjuk atas segala urusannya, termasuk urusan hati dan perkara jodoh.

Suatu ketika Fatih tanpa sengaja menemukan sebuah foto di Instagram milik seorang wanita muslimah yang menarik perhatiannya. Karena penasaran, ia lalu mem-follow akun Instagram wanita muslimah itu untuk tahu lebih banyak tentang wanita itu.

Tak disangka di hari berikutnya ia melihat notifikasi di handphone nya dan si wanita muslimah itu mem-follow back Fatih di Instagram. Bernama Amelia Hanifah yang selalu menarik perhatian Fatih setelah sekian lama setelah ia putus dengan Astrid.

Fatih memberanikan diri untuk mengajak Amel berkomunikasi via DM Instagram, yang di response secara ramah oleh Amel. Fatih kembali mendapat jawaban atas doa-doa yang ia panjatkan prihal jodoh.

Fatih pun datang pada Ustadz Ami dan berkonsultasi tentang dirinya yang berkenalan dengan Amel lewat media sosial dan berniat untuk membuat hubungan mereka lebih dekat dengan cara berta’aruf. Namun ternyata Ustadz Ami ternyata adalah seseorang yang dikenal oleh Amel. Fatih semakin yakin bahwa segala sesuatu hal jika di awali dengan niat yang baik maka akan dimudahkan oleh Allah.

Lalu bagaimana tanggapan Amel dengan niat Fatih yang memilhnya sebagai wanita yang tepat untuk di ajak ke jenjang yang lebih serius yaitu pernikahan.

Apakah Amel akan menerima ajakan ta’aruf Fatih melalui Ustadz Ami? Lalu apakah Astrid bisa menerima bahwa Fatih memilih orang lain bukan dirinya untuk bersanding di pelaminan?

Saya menulis review buku Setelah Dia Pergi ini karena sangat terpukau dengan jalan cerita yang tak biasa namun di kemas dengan santai. Sayangnya buku Setelah Dia Pergi ini bukan cerita yang panjang, kalau cerita ini di buat secara detail terutama saat-saat Fatih mulai menjalani kehidupan barunya pasti akan jauh lebih menarik.

Banyak pelajaran yang bisa diambil dari buku ini. Selain cerita yang cukup bermakna, banyak quotes yang menurut saya agak jleb tapi …. bener juga ya... wkwkwk 😀

Separah apapun hati kita tersakiti waktu menjadi penawar yang paling bisa diandalkan, paling tidak membantu kita sedikit mengabaikan rasa sakitnya. Disini, berlalunya waktu adalah anugrah yang jarang kita sadari apalagi kita syukuri.

Untuk kamu yang sulit melupakan seseorang buku ini dirasa cocok banget bisa jadi healing perasaan kamu secara damai, tanpa perlu orang lain untuk mengerti. Karena tak selalu apa yang kamu rasa orang lain akan dapat memahami terutama rasanya kehilangan seseorang yang pernah begitu berarti di dalam hidup.

Dedi Chandra sendiri merupakan pendiri akun Instgaram @tersenyumlah.semesta. Buku ini adalah buku pertama yang beliau tulis yang di sambut baik oleh banyak pembaca terutama penggemar setianya yang sering mengikuti setiap tulisan yang dibuatnya.

Semoga review buku Setelah Dia Pergi bisa memberikan gambaran ringkas tentang isi buku ini dan bikin kamu jadi beli bukunya. Selamat membaca 😀

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: