Liburan ke Bali selalu menjadi impian banyak orang. Pulau Dewata ini terkenal dengan keindahan alamnya yang luar biasa, budayanya yang kaya, dan keramahan penduduknya.
Sebelum memulai petualangan, persiapkan diri dengan matang. Tetapkan waktu terbaik untuk liburan ke Bali yang menjadi impian setiap wisatawan menikmati keindahan pulau dewata saat musim panas.
Tapi ingat, hindari liburan ke bali saat musim hujan dan harga tinggi ya. Pertimbangkan budget yang kamu punya dan susun itinerary yang realistis, pilih akomodasi dan transportasi yang sesuai dengan kantong kamu.
Bagi kamu yang ingin berlibur ke Bali, berikut ini hal-hal yang harus kamu perhitungkan agar liburan kamu menjadi berkesan, menyenangkan, dan tentunya hemat budget!
Menentukan Waktu yang Tepat
Waktu terbaik untuk liburan ke Bali adalah saat musim panas, yaitu antara bulan April dan Oktober. Pada saat ini, cuaca cerah dan tidak banyak hujan. Kamu bisa menikmati keindahan alam Bali yang memang cocok dinikmati saat musim panas, terlebih pergi ke pantai!
Banyak pantai-pantai di Bali yang memiliki keindahan tiada tara, dan tidak bisa kamu temukan di pantai manapun sekalipun di luar negeri lho! Berikut adalah beberapa pertimbangan dalam memilih waktu yang tepat untuk liburan ke Bali:
Sudah jelas kalau Indonesia hanya memiliki 2 musim, yaitu musim panas dan musim hujan. Musim panas atau kemarau di Bali sangat cocok dan waktu yang paling tepat untuk liburan ke bali.
Musim panas di Bali berlangsung dari bulan April hingga Oktober. Musim hujan berlangsung dari bulan November hingga Maret. Pada musim hujan, cuaca tidak menentu dan sering turun hujan. Hal ini dapat mengganggu beberapa aktivitas wisata, seperti wisata pantai dan wisata alam.
- Musim panas : April – Oktober (Cuaca cerah, minim hujan, ideal untuk wisata pantai dan outdoor)
- Musim hujan: November – Maret (Curah hujan tinggi, beberapa tempat wisata di Bali mungkin tutup, karena beraktivitas di outdoor)
Musim liburan di Bali adalah saat liburan Natal dan Tahun Baru, Lebaran, dan musim panas di negara-negara Barat. Pada saat ini, Bali akan ramai dengan wisatawan dan harga-harga akan melonjak lebih tinggi. Jika kamu ingin menghindari keramaian, sebaiknya pergi liburan ke Bali di luar musim liburan tersebut ya..
- Musim liburan (High season): Juni – Agustus, dan Desember – Januari (Penuh wisatawan baik lokal maupun wisatawan asing, keramaian di hampir seluruh tempat wisata)
- Musim sepi: September – Oktober, dan Februari – Maret (Lebih tenang, harga cenderung lebih murah, mudah mendapatkan akomodasi)
Ada banyak acara menarik yang diadakan di Bali throughout the year. Kamu bisa memilih waktu liburan ke Bali untuk bertepatan dengan acara yang kamu ingin saksikan secara langsung.
Berikut ini acara budaya lokal yang seringkali menjadi daya tarik wisatawan berkunjung ke Bali, yaitu:
- Nyepi: Hari Raya Nyepi adalah hari libur Hindu yang jatuh pada bulan Maret atau April. Pada hari ini, seluruh Bali akan sepi dan tidak ada aktivitas yang boleh dilakukan.
- Galungan: Galungan adalah hari libur Hindu yang jatuh setiap 210 hari sekali. Pada hari ini, umat Hindu di Bali akan merayakan kemenangan Dharma (kebaikan) melawan Adharma (kejahatan).
- Kuningan: Kuningan adalah hari libur Hindu yang jatuh 10 hari setelah Galungan. Pada hari ini, umat Hindu di Bali akan melakukan persembahan kepada leluhur mereka.
- Pesta Kesenian Bali: Pesta Kesenian Bali adalah festival seni dan budaya yang diadakan setiap tahun pada bulan Juni atau Juli.
Karena acara-acara tersebut pastinya mempertontonkan budaya bali, maka liburan ke Bali di waktu ini termasuk musim liburan atau high season.
- Musim liburan: Harga akomodasi, transportasi, dan wisata melonjak lebih tinggi
- Musim sepi: Harga lebih murah, banyak promo dan diskon, baik untuk akomodasi, atraksi live di Bali hingga tempat-wisata.

Menentukan Budget
Sebelum berangkat, penting untuk menentukan budget yang kamu miliki untuk liburan ke Bali. Hal ini akan membantu kamu menentukan pilihan akomodasi, transportasi, dan tempat wisata yang akan dikunjungi.
Agar lebih memudahkan, buatlah perkiraan anggaran untuk setiap kategori pengeluaran selama di Bali, seperti:
- Transportasi: Tiket pesawat, sewa motor/mobil, taksi, dan biaya bensin.
- Akomodasi: Hotel, guest house, atau hostel yang memiliki harga terjangkau.
- Makan: Sarapan, makan siang, makan malam, dan camilan.
- Tempat wisata: Tiket masuk, biaya aktivitas, dan wisata kuliner.
- Oleh-oleh: Souvenir untuk keluarga dan teman.
Berikut ini perkiraan anggaran liburan murah ke Bali selama 4 hari 3 malam ala backpacker sebagai rekomendasi;
- Tiket pesawat pulang pergi: Rp. 500.000 – Rp. 1.000.000 (tergantung maskapai dan waktu pemesanan)
Tips; Jika kamu memesan tiket pesawat sejak saat jumat malam, harga tiket mulai melambung, namun jika kamu memesan tiket pesawat di hari sabtu malam harga tiket mulai menurun. Pastikan memilih waktu yang paling sesuai dengan rencana kamu liburan ke bali ya..
- Transportasi di Bali:
- Sewa motor: Rp70.000 /hari
- Bus umum atau angkot: Rp4.000 /trip
- Taksi: Rp 30.000 – Rp 50.000 /trip
- Ojek online: Rp. 10.000 – Rp. 20.000 /trip
Jika kamu memiliki budget ala backpacker, baiknya memilih hostel atau guest house. Karena harga yang tertera ramah di kantong.
- Hostel: Rp 100.000 – Rp 200.000 /malam x malam = total berkisar Rp300.000 – 600.000
- Guesthouse: Rp 150.000 – Rp 300.000 /malam x 3 malam = total berkisar Rp450.000 – Rp900.000
- Hotel budget: Rp 200.000 – Rp 400.000 /malam x 3 malam = total berkisar Rp600.000 – Rp1.200.000
Budget ini bisa kamu share dengan partner liburan kamu lho, karena 1 kamar bisa memuat 2 bed atau 3 bed tergantung dari tipe kamar yang kamu pilih. Kamu juga bisa menambah extra bed jika memang kamu butuhkan. So, masih cukup terjangkau bukan?
Jika kamu tipe orang yang suka berwisata kuliner, kamu bisa membuat planning budget untuk makan lebih rinci ya, berikut ini bisa jadi pertimbangan biaya makan kamu selama di Bali 4 hari:
- Warung makan: Rp. 50.000/hari x 4 hari = berkisar Rp200.000
- Kuliner kaki lima: Rp. 10.000 – Rp. 15.000/orang/makan
- Sarapan di hostel/guest house: Rp 25.000/hari x 4 hari = Rp 100.000
Jika kamu ingin berhemat lagi, kamu bisa mencari hostel atau guest house yang menyediakan sarapan gratis, jadi kamu hanya perlu mengeluarkan biaya makan siang dan makan malam saja.
Jika kamu ingin meng-eksplore lebih banyak tempat wisata di Bali, kamu perlu merogoh kocek untuk memasuki tempat wisata tersebut. Namun, tidak semua tempat wisata di Bali harus menggunakan tiket kok, berikut ini list tempat-tempat yang bisa kamu kunjungi dan berapa biaya tiket masuknya:
- Pantai Kuta/Legian/Seminyak: Gratis (banyak pantai di Bali gratis tiket masuk, hanya membayar parkir kendaraan sebesar Rp5.000)
- Pura Tanah Lot: Rp30.000/orang
- Ubud Monkey Forest: Rp50.000 /orang
- Sawah Tegalalang: Gratis
- Pasar Seni Ubud: Gratis
- Campuhan Ridge Walk: Gratis
- Pasar Sukawati (Pasar tradisional): Gratis
- Air Terjun Sekumpul: Rp15.000 /orang
- Air Terjun Tegenungan: Rp 15.000 /orang
- Taman Ayun Temple: Rp 15.000 /orang
- Goa Gajah: Rp 15.000 /orang
- Nusa Penida: mulai Rp75.000 – Rp115.000 tergantung tipe kapal (biasanya menggunakan kapal feri. Harga kapal feri dan wisata di Nusa Penida tergantung pilihan yang kamu pilih ya, dengan jarak tempuh sekitar 30-45 menit, dan waktu keberangkatan mulai dari jam 8.00 pagi – 16.00 sore)
Dan banyak tempat-tempat menarik lainnya, namun harga tiket masuk tebilang cukup terjangkau lho.
Total perkiraan biaya untuk 4 hari 3 malam:
- Transportasi: Rp 300.000 – Rp 500.000
- Akomodasi: Rp 600.000 – Rp 1.200.000
- Makan: Rp 480.000 – Rp 720.000
- Tempat wisata: Rp 200.000 – Rp 400.000
Total seluruh biaya: Rp 1.580.000 – Rp 2.820.000 /orang. Jika di bulatkan berkisar Rp3.000.000 /orang. Atau jika kamu ingin belanja oleh-oleh bisa di tambahan budget berkisar Rp300.000 – Rp600.000 tergantung apa yang ingin kamu beli ya. Dengan menentukan budget yang realistis ini, kamu bisa liburan ke Bali tanpa khawatir over budget.
Note:
- Perkiraan biaya di atas dapat berubah tergantung pada pilihan kamu dan situasi saat kamu berlibur.
- Selalu lakukan riset dan bandingkan harga sebelum memesan akomodasi, transportasi, dan wisata.
Baca juga: 10 Kuliner Khas Bali yang Menggugah Selera
Memesan Tiket Pesawat dan Akomodasi
Pesanlah tiket pesawat dan akomodasi jauh-jauh hari, terutama jika kamu berencana liburan ke Bali pada saat musim liburan. Hal ini untuk menghindari harga yang lebih tinggi dan memastikan kamu mendapatkan tempat yang kamu inginkan.
- Tiket Pesawat: Carilah promo tiket pesawat di website maskapai penerbangan, agen perjalanan online, atau aplikasi travel. Kamu juga bisa menggunakan fitur “price alert” untuk mendapatkan notifikasi ketika harga tiket turun.
- Akomodasi: Pilihlah akomodasi yang sesuai dengan budget dan kebutuhan ya. Kamu bisa mencari hotel, guest house, atau hostel di website booking online seperti Traveloka, Tiekt.com, Booking.com, Agoda, atau Airbnb yang kamu percaya. Jangan lupa bandingkan harga untuk mendapatkan best price yang kamu inginkan.

Memilih Tempat Wisata
Bali memiliki banyak tempat wisata menarik yang bisa kamu kunjungi yang sayang untuk kamu lewatkan. Berikut ini beberapa rekomendasi dan tips tips untuk memilih tempat wisata saat kamu liburan ke Bali;
- Wisata Pantai: Kuta, Legian, Seminyak, Canggu, Nusa Dua, Uluwatu, Pandawa, Jimbaran, Balangan, Dreamland, Kelingking, Padang Padang.
Tips:
– Bawalah payung atau topi untuk menghindari panas matahari.
– Gunakan sunscreen dengan SPF minimal 30 untuk melindungi kulit dari sinar matahari.
– Sewa papan selancar jika ingin mencoba berselancar.
– Jangan lupa membawa kamera untuk mengabadikan keindahan pantai ya!
Untuk tahu lebih jauh informasi mengenai wisata pantai di Bali ini, lihat disini lebih lengkapnya. - Wisata Alam: Ubud, Jatiluwih, Kintamani, Danau Batur, Gunung Batur, Tegalalang Rice Terrace, Taman Nasional Bali Barat, Nusa Penida, Nusa Lembongan.
Tips:
– Berkunjunglah pada musim kemarau untuk mendapatkan cuaca yang cerah.
– Gunakan pakaian yang hangat dan nyaman untuk trekking di pegunungan dataran tinggi.
– Selalu berhati-hatilah saat berenang di wisata air karena airnya yang dalam.
– Jangan lupa membawa kamera untuk mengabadikan pemandangan yang indah.
Untuk tahu lebih jauh informasi mengenai wisata alam di Bali ini, lihat disini lebih lengkapnya. - Wisata Budaya: Pura Tanah Lot, Pura Besakih, Pura Ulun Danu Bratan, Pura Tirta Empul, Pura Taman Saraswati, Desa Penglipuran, Desa Batuan, Ubud Monkey Forest.
Tips:
– Berkunjunglah di pagi hari atau sore hari untuk menghindari panas matahari dan keramaian.
– Bawalah kamera, topi, dan pakai sunscreen untuk melindungi kulit dari sinar matahari.
– Gunakan pakaian adat Bali (kamen dan selendang) saat memasuki pura.
– Hormatilah budaya lokal, dan jangan berisik di area pura.
Untuk tahu lebih jauh informasi mengenai wisata budaya di Bali ini, lihat disini lebih lengkapnya. - Wisata Kuliner: Warung Made, Warung Ibu Oka, Bebek Bengil, Babi Guling Candra, Ayam Betutu Khas Gilimanuk, Sate Lilit Warung Mak Beng, Laklak Bali, Pie Susu Asli Enaaak.
Tips:
– Bawalah uang tunai secukupnya karena tidak semua tempat menerima pembayaran dengan kartu debit/kredit/q-ris.
– Harga makanan di Bali dapat bervariasi tergantung pada lokasi dan jenis makanan.
– Tanyakan kepada penjual tentang kehalalan makanan terlebih dahulu bagi kamu yang beragama Islam.
– Perhatikan jam buka dan tutup tempat makan, serta kapan tempat tersebut ramai dengan pembeli di jam-jam tertentu.
Untuk tahu lebih jauh informasi mengenai wisata kuliner di Bali ini, lihat disini lebih lengkapnya.
Rekomendasi Hotel atau Guest House
Memilih akomodasi yang tepat merupakan kunci untuk liburan yang menyenangkan di Bali. Pulau Dewata ini menawarkan berbagai pilihan akomodasi, mulai dari hotel mewah dan resort tepi pantai hingga hostel dan guesthouse yang ramah budget.
- Kuta: The Legian Bali, The Anvaya Beach Resort Bali, The Kuta Beach Hotel, Poppies Bali, The Kubu Hotel.
- Tanah Lot: Tanah Lot Hotel, The Sila’s Agrotourism, Nirwana Resort & Spa, Artotel Sanur Bali.
- Ubud: The Kayon Jungle Resort, Uma by COMO, Viceroy Bali, Komaneka at Bisma Ubud, The Lokha Ubud.
- Nusa Penida: The Awarta Nusa Penida, Komune Resort Nusa Penida, Batu Karang Lembongan Dive Resort, Penida Colada Beach Resort, Maruti Resort Nusa Penida.
Baca juga: Tips Cari Homestay Murah di Bali untuk Berlibur

Berikut beberapa hal yang perlu dipertimbangkan saat memilih Hotel atau Guest House di Bali:
Lokasi
Apakah kamu ingin tinggal di dekat pantai, di pusat kota, atau di daerah pedesaan yang tenang? kamu bisa menentukan dimana akan menginap dengan pertimbangan tempat yang strategi untuk kamu mengakses kebutuhan yang mungkin kamu butuhkan, seperti dekat dengan mesin ATM, Mini market, tempat ibadah, hingga warung makan.
- Akomodasi di daerah wisata populer: seperti Kuta, Seminyak, dan Nusa Dua umumnya lebih mahal dibandingkan dengan daerah lain.
- Akomodasi di daerah pedesaan: seperti Ubud dan Canggu umumnya lebih murah.
Budget
Berapa banyak yang ingin kamu keluarkan untuk penginapan? Apakah lebih baik memilih hotel atau guest house yang lebih ramah di kantong?
Berikut ini adalah beberapa contoh budget akomodasi di Bali:
- Budget Rp100.000 – Rp200.000 /malam: Hostel, guesthouse sederhana.
- Budget Rp200.000 – Rp500.000 /malam: Guest house, hostel dengan fasilitas lebih lengkap, hotel bintang 2-3.
- Budget Rp500.000 – Rp1.000.000 /malam: Hotel bintang 3-4, resort budget.
- Budget di atas Rp1.000.000 /malam: Hotel bintang 5, resort mewah.
Fasilitas
Fasilitas apa yang penting bagi kamu dan kamu butuhkan, yang akan kamu gunakan selama menginap. Mungkin pilihan kategori ini bisa jadi pertimbangan kamu untuk memilih hotel mana yang akan kamu tempati selama liburan di Bali.
- Akomodasi dengan fasilitas lengkap: seperti kolam renang, spa, dan restoran umumnya lebih mahal.
- Akomodasi dengan fasilitas sederhana: umumnya lebih murah.
Suasana
Memilih suasana akomodasi yang tepat dapat meningkatkan kualitas liburan kamu di Bali. Apakah kamu ingin menginap di tempat yang ramai dan energik atau di tempat yang tenang dan santai? Berikut beberapa pilihan suasana akomodasi yang dapat dijadikan pertimbangkan:
Ramai dan Energik
- Lokasi: Akomodasi di daerah wisata populer seperti Kuta, Legian, dan Seminyak umumnya memiliki suasana yang ramai dan energik.
- Tipe Akomodasi: Hostel, hotel budget, dan resort dengan banyak aktivitas dan hiburan.
- Fasilitas: Kolam renang, bar, restoran, dan klub malam.
- Keunggulan: Cocok untuk yang ingin bersosialisasi, bertemu orang baru, dan menikmati suasana yang ramai.
- Kekurangan: Mungkin tidak cocok untuk yang mencari ketenangan dan kedamaian.
Tenang dan Santai
- Lokasi: Akomodasi di daerah pedesaan seperti Ubud, Canggu, dan Nusa Penida umumnya memiliki suasana yang tenang dan santai.
- Tipe Akomodasi: Villa, guesthouse, dan resort dengan suasana pedesaan.
- Fasilitas: Taman, kolam renang pribadi, dan pemandangan alam.
- Keunggulan: Cocok untuk yang ingin melarikan diri dari kesibukan, bersantai, dan menikmati ketenangan.
- Kekurangan: Mungkin tidak cocok untuk yang mencari suasana yang ramai dan banyak aktivitas.
Pilihan Lainnya
- Akomodasi dengan suasana unik: seperti hotel dengan tema tradisional Bali, resort di atas pohon, atau glamping.
- Akomodasi ramah lingkungan: seperti guesthouse yang menggunakan energi matahari dan air daur ulang.

Oleh-oleh Khas Bali
Liburan ke Bali tidak afdol kalau tidak berburu oleh-oleh khas Bali nih, pasti sayang banget untuk melewatkan membeli barang kenang-kenangan kalau kamu wisata ke pulau dewata. Mungkin beberapa pilihan di bawah ini menjadi salah satu incaran untuk kamu buru sebagai oleh-oleh. Ssstt jangan sampai kalap ya!
Makanan
- Pie Susu: Pie susu merupakan salah satu oleh-oleh khas Bali yang paling populer. Pie ini terbuat dari adonan pastry yang diisi dengan custard susu yang manis dan gurih.
- Kacang Disko: Kacang disko merupakan kacang tanah goreng yang dibalut dengan tepung bumbu pedas dan gurih. Kacang ini memiliki rasa yang unik dan addictive.
- Kerupuk Ceker Ayam: Kerupuk ceker ayam merupakan kerupuk yang terbuat dari kaki ayam yang dikeringkan dan digoreng. Kerupuk ini memiliki rasa yang gurih dan renyah.
- Pie Susu Durian: Pie susu durian merupakan perpaduan antara pie susu dan durian. Pie ini memiliki rasa yang manis, gurih, dan sedikit pahit khas durian.
- Arak Bali: Arak Bali merupakan minuman beralkohol tradisional Bali yang terbuat dari fermentasi beras. Arak Bali memiliki rasa yang manis dan sedikit pedas.
Minuman
- Kopi Kintamani: Kopi Kintamani merupakan kopi robusta khas Bali yang ditanam di daerah Kintamani. Kopi ini memiliki rasa yang unik dan aromatik.
- Teh Bali: Teh Bali merupakan teh yang ditanam di daerah pegunungan Bali. Teh ini memiliki rasa yang ringan dan menyegarkan.
- Brem Bali: Brem Bali merupakan minuman tradisional Bali yang terbuat dari fermentasi beras. Brem Bali memiliki rasa yang manis dan sedikit asam.
Kerajinan Tangan
- Batik Bali: Batik Bali merupakan batik khas Bali yang memiliki motif yang unik dan beragam.
- Ukiran Kayu: Ukiran kayu khas Bali merupakan hasil kerajinan tangan yang detail dan indah.
- Lukisan: Lukisan khas Bali merupakan lukisan tradisional Bali yang memiliki makna dan simbol tertentu.
- Perhiasan Perak: Perhiasan perak khas Bali merupakan hasil kerajinan tangan yang unik dan cantik.
- Songket: Songket Bali merupakan kain tradisional Bali yang dibuat dengan teknik menenun benang emas atau perak.
Tempat Belanja Oleh-Oleh Khas Bali
- Pasar Seni Sukawati: Pasar Seni Sukawati merupakan salah satu pasar seni terbesar di Bali yang menjual berbagai macam oleh-oleh khas Bali.
- Krisna Oleh-Oleh Bali: Krisna Oleh-Oleh Bali merupakan toko oleh-oleh modern yang menjual berbagai macam oleh-oleh khas Bali dengan harga yang murah.
- Joger: Joger merupakan toko oleh-oleh yang terkenal dengan kaos-kaosnya yang memiliki kata-kata unik dan lucu.
- Pasar Badung: Pasar Badung merupakan pasar tradisional yang menjual berbagai macam kebutuhan sehari-hari, termasuk oleh-oleh khas Bali.
- Toko-toko di sepanjang Jalan Legian: Di sepanjang Jalan Legian terdapat banyak toko yang menjual berbagai macam oleh-oleh khas Bali
Untuk kamu yang tinggal di daerah tertentu saat liburan ke Bali, mungkin kamu bisa menjadi oleh-oleh khas setiap daerah di Bali. Kamu juga bisa membuat list mana-mana saja yang ingin kamu beli. Berikut ini oleh-oleh khas dari setiap daerah yang bisa kamu buru juga.
- Kuta: Kaos, sandal, aksesoris, lukisan, patung.
- Tanah Lot: Kerajinan tangan dari kayu, lukisan, patung.
- Ubud: Batik, kopi, lukisan tradisional, perhiasan perak.
- Nusa Penida: Madu, minyak kelapa, kerajinan tangan dari kerang.